Friday, 4 April 2014

Pesan Untuk Suamiku



Suamiku…
Apa kabarmu hari ini, apakah kamu sudah bisa memperbaiki diri sehingga jika kamu bertemu denganku, kamu sudah yakin akan menjadi imam yang bisa menjadikanku lebih baik.




Suamiku..
Tak apa kamu sekarang mungkin sedang tidak sadar, mungkin menjadi sosok yang kurang baik di mata masyarakat, menjadi seseorang yang senang mengisi waktu luangmu dengan bermain bukan malah melakukan hal yang bermanfaat, atau mungkin saat ini kamu adalah sosok yang sangat baik. Sosok yang dikagumi banyak orang, bahkan banyak wanita yang ingin menggantikan posisiku. Bagiku tidak apa-apa..
Aku tidak tahu, apakah kamu sekarang berada dekat denganku, ataupu mungkin kamu adalah seseorang yang akan aku kenal baru. Mungkin kita tidak sadar Allah mentakdirkan kita bersama biarkan itu menjadi rahasia Ilahi, karena aku yakin akan menjadi sangat indah jika kita mengikuti skenario yang sedang dijalankan Allah.

Suamiku..
Saat ini aku sedang mengagumi sosok lelaki lain selain dirimu,, maafkan aku…. Aku yakin ini adalah proses yang bisa membawaku untuk menemukanmu. Siapa, dimana dan kapan sungguh aku ingin saat itu adalah sejarah yang akan kita banggakan di depan buah hati kita nanti.
Bantu aku untuk melewati ini, karena bagiku ini sangat menyakitkan, aku tidak ingin membuang waktuku hanya untuk memikirkan lelaki lain selain dirimu. Aku hanya ingin mencintaimu, menjadi sosok yang bisa menyayangimu sepenuhnya. Aku tidak ingin kamu menikmati sisa-sisa perasaanku saja. Kapan kita bertemu? Aku ingin kamu membantuku.. aku hanya ingin air mata yang menetes ke pipiku hanya untukmu, bukan menangisi sosok lelaki lain yang hanya bisa menyakitiku. Apa kamu tega ada lelaki lain yang memperlakukanku seperti itu?

Suamiku..
Jangan jauhkan aku dari Allah, aku ingin kamu bisa membuatku lebih dekat dengan Tuhan kita. Aku ingin Allah melihat kita sebagai keluarga yang sakinnah, mawadah, warrahmah.. amiin…

Dan pada akhirnya, pesanku adalah…
Segera temukan aku, karena aku tidak ingin lebih banyak mengenal lelaki yang semakin menjauhkan aku denganmu. 

No comments: